Kumpulan Judul Skripsi Teknik Sipil Gratis

Posted on

Contoh Judul Skripsi teknik sipil 101 – 200

  1. EVALUASI KAPASITAS DAN PELAYANAN GERBANG TOL TANJUNG MORAWA.
  2. EVALUASI KRITERIA PENERIMAAN CAMPURAN BERASPAL LAPIS PERMUKAAN MENURUT SPESIFIKASI JALAN BINA MARGA VERSI DESEMBER 2006.
  3. EVALUASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH RUMAH SAKIT (STUDI KASUS RUMAH SAKIT UMUM DR.DJASAMEN SARAGIH PEMATANG SIANTAR).
  4. EVALUASI POLA PEGERAKAN ORANG DAN BARANG DENGAN MODA TRANSPORTASI AIR (STUDI KASUS : DARI DAN KE KOTA BALIGE).
  5. EVALUASI TEBAL LAPIS TAMBAH (OVERLAY) DENGAN METODA BINA MARGA DAN ASPHALT INSTITUTE MENGGUNAKAN ALAT BENKELMAN BEAM (STUDY KASUS: JALAN LINTAS BIREUEN – LHOKSEUMAWE).
  6. EVALUASI TERHADAP UPAYA PENINGKATAN KUALITAS AIR BERSIH PADA PDAM TIRTA MON PASE INSTALASI MEUNASAH REUDEUP KABUPATEN ACEH UTARA.
  7. EVALUASI TERHADAP UPAYA PENINGKATAN KUALITAS AIR BERSIH PADA PDAM TIRTA MON PASE INSTALASI MEUNASAH REUDEUP KABUPATEN ACEH UTARA.
  8. EVALUASI TERHADAP UPAYA PENINGKATAN KUALITAS AIR BERSIH PADA PDAM TIRTA MON PASE INSTALASI MEUNASAH REUDEUP KABUPATEN ACEH UTARA.
  9. EVALUASI TINGKAT KERUSAKAN JALAN SEBAGAI DASAR PENENTUAN PERBAIKAN JALAN.
  10. EVALUASI TRANSPORTASI ANGKUTAN UMUM PEDESAAN KABUPATEN PAKPAK BHARAT.
  11. FUNGSI PELAT KOPEL BAJA PADA BATANG TEKAN.
  12. GELAGAR IWF DIPERKUAT UNTUK MENGATASI PERILAKU PUNTIR.
  13. GEOGRID SEBAGAI TULANGAN PADA DINDING PENAHAN TANAH (STUDI LITERATUR).
  14. HUBUNGAN BEBAN LALU LINTAS DAN STRUCTURAL NUMBER TERHADAP PREDIKSI MULAINYA RETAK DAN PERKEMBANGANNYA.
  15. KAJIAN ANGKA REDUKSI MOMEN INERSIA TERHADAP DISTRIBUSI GAYA-GAYA DALAM PADA STRUKTUR BETON BERTULANG.
  16. KAJIAN EFEK PARAMETER BASE ISOLATOR TERHADAP RESPON BANGUNAN AKIBAT GAYA GEMPA DENGAN METODE ANALISIS RIWAYAT WAKTU.
  17. KAJIAN EFEKTIFITAS SISTEM STRUKTUR TUBE DENGAN SISTEM STRUKTUR TUBE IN TUBE DI BAWAH BEBAN GEMPA.
  18. KAJIAN FAKTOR REDUKSI U (SHEAR LAG FACTOR) PADA KOMPONEN STRUKTUR YANG MEMIKUL GAYA AKSIAL ” (STUDI LITERATUR).
  19. KAJIAN KERUSAKAN STRUKTUR PLAZA ANDALAS PASCA GEMPA PADANG TANGGAL 30 SEPTEMBER 2009 (STUDY KASUS).
  20. KAJIAN KINERJA PERSIMPANGAN TIDAK BERSIGNAL PADA SOEKARNO-HATTA-JENDRAL SUDIRMAN-JALAN CUT NYAK DIEN.
  21. KAJIAN METODA PERENCANAAN TEBAL LAPIS TAMBAH PERKERASAN LENTUR.
  22. KAJIAN PANJANG JALAN DI KABUPATEN MANDAILING NATAL DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERKEMBANGAN WILAYAH.
  23. KAJIAN PERANCANGAN GELAGAR JEMBATAN SEI BELUMAI BERDASARKAN PEMBEBANAN RSNI T – 02 – 2005.
  24. KAJIAN PERBANDINGAN POLA PERGERAKAN PENDUDUK DESA PERTANIAN LAHAN BASAH DENGAN DESA PERTANIAN LAHAN KERING (PERKEBUNAN) DI KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA (STUDI KASUS : DESA NAGASARIBU,KECAMATAN PADANG BOLAK DAN DESA SIPAHO,KECAMATAN HALONGONAN).
  25. KAJIAN PERBANDINGAN SAMBUNGAN ANTAR KAYU DENGAN KAYU DAN ANTAR KAYU DENGAN PELAT BAJA BERDASARKAN PKKI NI-5-2002 (TEORITIS DAN EKSPERIMENTAL).
  26. KARAKTERISTIK PENGHUNI PERUMAHAN TERTATA DI SEBELAH UTARA DAN SELATAN KOTA MEDAN (STUDI KASUS: KECAMATAN MEDAN MARELAN DAN MEDAN JOHOR).
  27. KOMBINASI ALAT PENYAMBUNG PAKU DAN BAUT PADA KOLOM PENDEK KAYU MERANTI DENGAN PEMBEBANAN AKSIAL TEKAN BERDASARKAN PKKI NI-5 2002 (EKSPERIMEN).
  28. KOMBINASI ALAT PENYAMBUNG PAKU DAN BAUT PADA SAMBUNGAN KAYU MERANTI DENGAN PEMBEBANAN NORMAL BERDASARKAN PKKI –NI 5 2002 ( EKSPERIMEN ).
  29. KONSEP PENGELOLAAN DRAINASE KOTA MEDAN SECARA TERPADU.
  30. KONTRIBUSI BALOK ANAK TERHADAP KEKAKUAN STRUKTUR PADA BALOK DENGAN PEMODELAN GRID.
  31. KONTRIBUSI KEKAKUAN TERHADAP SAMBUNGAN BAUT PADA KONSTRUKSI BAJA.
  32. KONTROL PENURUNAN TANAH AKIBAT TIMBUNAN PADA TITIK DENGAN BORE LOG TEST NO.BH II (AREA II) PROYEK BANDAR UDARAKUALA NAMU.
  33. MANAJEMEN PERLINTASAN SEBIDANG ANTARA JALAN RAYA DENGAN JALAN KERETA API.
  34. MODEL BANGKITAN PERGERAKAN KELUARGA DI KAWASAN PEMUKIMAN DI PUSATKOTALANGSA.
  35. MODEL PEMILIHAN ANGKUTAN TAKSI DI KOTA MEDAN (TEKNIK STATED PREFERENCE).
  36. MODEL PEMILIHAN MODA ANGKUTAN PENUMPANG ANTARA KAPAL FERI (PT. ASDP) & KAPAL CEPAT RUTE SIBOLGA-GUNUNG SITOLI(DENGAN METODE STATED PREFERENCE).
  37. NALISA PERBANDINGAN DAN PROFIL TUNGGAL DAN PROFIL MAJEMUK PADA KONSTRUKSI RANGKA BAJA (STUDI LITERATUR).
  38. OPTIMASI SIMPANG JL. NGUMBAN SURBAKTI – TANJUNG SARI DAN ALTERNATIF APLIKASI TEORI FUZZY DALAM PERHITUNGANKINERJA PERSIMPANGAN.
  39. PEMAKAIAN ELEMEN GRID (BALOK SILANG) UNTUK MENENTUKAN LENDUTAN PADA BALOK (STUDI LITERATUR).
  40. PEMOGRAMAN FINITE ELEMENT METHOD PADA ELEMENT TRUSS DENGAN MENGGUNAKAN MATLAB.
  41. PENELITIAN BALOK BETON BERTULANG SELF COMPACTING CONCRETE DENGAN MENGGUNAKAN 100%, 85%, DAN 70% SCC”.
  42. PENELITIAN TERHADAP KEGAGALAN STRUKTUR RANGKA ATAP KAYU BENTANG 12 METER DAN METODE PERBAIKAN STRUKTURNYA (STUDIKASUS).
  43. PENENTUAN BESAR BEBAN KRITIS (PCR) PADA STRUKTUR PORTAL BAJA BERATAP PELANA (GABLE FRAME) (DENGAN KEMIRINGANSUDUT ATAP BERVARIASI).
  44. PENENTUAN RANGKING OPTIMALISASI FUNGSI DAN KEBERADAAN PERUMNAS DI WILAYAHKOTAMEDANDAN SEKITARNYA DENGAN METODE ANALYTIC HERARCHY PROCESS (AHP).
  45. PENENTUAN RANGKING OPTIMALISASI FUNGSI DAN KEBERADAAN PERUMNAS DI WILAYAH KOTA MEDAN DAN SEKITARNYA DENGAN METODEANALYTIC HERARCHY PROCESS (AHP).
  46. PENGARUH HARMONISA TERHADAP RUGI-RUGI PADA TRAFO TIANG DAYA 160 KVA (APLIKASI PADA PT. PLN (PERSERO) CABANGMEDAN).
  47. PENGARUH PARKIR PADA BADAN JALAN TERHADAP KINERJA RUAS JALAN ( STUDY KASUS : JALAN BRIGJEN KATAMSO SEKOLAHHARAPAN MANDIRI MEDAN).
  48. PENGARUH PASIR ALAM BINJAI TERHADAP SIFAT CAMPURAN AC-WC.
  49. PENGARUH PENAMBAHAN KAPUR CA(OH)2 PADA TANAH LEMPUNG (CLAY) TERHADAP PLASTISITAS DAN NILAI CBR TANAH DASAR(SUBGRADE) PERKERASAN JALAN.
  50. PENGARUH PENAMBAHAN POZZOLITH®100RI TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON DENGAN PENGURANGAN FAKTOR AIRSEMEN.
  51. PENGARUH PENGGUNAAN ABU AMPAS TEBU TERHADAP KUAT TEKAN DAN POLA RETAK BETON (KAJIAN EKSPERIMENTAL).
  52. PENGGUNAAN ALGORITMA DJIKSTRA DALAM MENENTUKAN RUTE TERPENDEK JARINGAN JALAN SEBAGAI SALAH SATU ALTERNATIFPENYELESAIAN MASALAH KEMACETAN LALU LINTAS (STUDY LITERATUR).
  53. PENGUKURAN PRODUKTIVITAS PEKERJA SEBAGAI DASAR PERHITUNGAN UPAH KERJA PADA ANGGARAN BIAYA (STUDI KASUS).
  54. PERANCANGAN PROFIL RANGKA BATANG JEMBATAN BAJA DAN ANALISA MOMEN SEKUNDER PADA SAMBUNGANNYA (ALAT SAMBUNG BAUT).
  55. PERBANDINGAN ANALISIS STATIK DAN ANALISIS DINAMIK PADA PORTAL BERTINGKAT BANYAK SESUAI SNI 03-1726-2002.
  56. PERBANDINGAN CRITICAL LOAD PADA BALOK KANTILEVER SECARA TEORITIS DIBANDINGKAN DENGAN PROGRAM ANSYS.
  57. PERBANDINGAN DESAIN STRUKTUR PORTAL BAJA SEDERHANA DENGAN MENGGUNAKAN TAPPERED BEAM DAN HONEYCOMB BEAM.
  58. PERBANDINGAN INDEKS SATUAN KERJA UNTUK PEKERJA PROYEK PADA PROYEK JALAN DAN BANGUNAN PERUMAHAN DENGAN METODE“TIME & MOTION STUDY ANALYSIS”.
  59. PERBANDINGAN KAPASITAS BALOK BETON BERTULANG ANTARA YANG MENGGUNAKAN SEMEN PORTLAND POZZOLAN DENGAN SEMENPORTLAND TIPE I (KAJIAN EKSPERIMENTAL).
  60. PERBANDINGAN KAPASITAS PELAT DUA ARAH BETON PRATEGANG DAN PELAT DUA ARAH BETON BERTULANG.
  61. PERBANDINGAN PERHITUNGAN KAPASITAS TIANG DENGAN RUMUS DINAMIS.
  62. PERENCANAAN BEAM COLUMN BERDASARKAN METODE PLASTIS.
  63. PERENCANAAN BEBERAPA TIPE JEMBATAN RANGKA BAJA DIBANDINGKAN DENGAN RANGKA BAJA AUSTRALIA PADA JEMBATAN TANJUNG SELAMAT MEDAN.
  64. PERENCANAAN PELAPISAN TAMBAH PADA PERKERASAN KAKU BERDASARKAN METODE BINA MARGA DAN AASHTO (STUDY LITERATUR).
  65. PERENCANAAN PEMBUATAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO HIDRO.
  66. PERENCANAAN PENGOLAHAN AIR BERSIH KECAMATAN PERBAUNGAN.
  67. PERENCANAAN PORTAL BAJA 4 LANTAI DENGAN METODE PLASTISITAS DAN DIBANDINGKAN DENGAN METODE LRFD.
  68. PERENCANAAN RANGKA ATAP BAJA RINGAN BERDASARKAN AUSTRALIAN /NEWZEALAND STANDARD (AS/NZS 4600:1996).
  69. PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG BETON BERTULANG DENGAN PERBANDINGAN SK SNI T-15-1991 DAN SK SNI 03-2002 (STUDY KASUS: ASRAMA RUMAH SAKIT UMUM SEMBIRING DELI TUA).
  70. PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG BETON BERTULANG SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN KHUSUS (SRPMK) DAN SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN MENENGAH (SRPMM).
  71. PERHITUNGAN BEBAN DAN TEGANGAN KRITIS PADA KOLOM KOMPOSIT BAJA – BETON.
  72. PERHITUNGAN KERUSAKAN STRUKTUR PERKERASAN LENTUR AKIBAT PENGARUH TEMPERATUR (STUDY LITERATUR).
  73. PERILAKU BALOK BERTULANG YANG DIBERI PERKUATAN GESER MENGGUNAKAN LEMBARAN WOVEN CARBON FIBER.
  74. PERKEMBANGAN PERUMAHAN DI SEBELAH BARAT DAN TIMUR KOTAMEDAN (STUDI KASUS : KEC.MEDANSUNGGAL DAN KEC.MEDANDENAI).
  75. PERUBAHAN KOEFISIEN LIMPASAN (RUNOFF COEFFICIENT) DI DAERAH ALIRAN SUNGAI ULAR.
  76. PRA RANCANGAN PABRIK PEMBUATAN LEMAK COKELAT MENTAH DARI BIJI COKELAT KERING HASIL FERMENTASI DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 10000 TON/TAHUN.
  77. PREDIKSI PERKEMBANGAN KETIDAKRATAAN JALAN (KAJIAN LITERATUR).
  78. PREFERENSI BERMUKIM PENDUDUK DI WILAYAH PINGGIRAN BARATKOTAMEDAN (STUDI KASUS : PERUMNAS HELVETIA; KEC.MEDAN HELVETIA).
  79. PROGRAM VISUAL BASIC V 6.0 UNTUK PERENCANAAN BALOK DAN KOLOM.
  80. RANCANGAN RUANG BAKAR TURBIN GAS PADA SEBUAH PEMBANGKIT LISTRIK DENGAN DAYA 21 MW.
  81. SIMULASI NUMERIK ALIRAN FLUIDA DAN BENTUK SUDU TINGKAT PERTAMA TURBIN GAS PENGGERAK GENERATOR DENGAN DAYA 141,9 MW MENGGUNAKAN CFD FLUENT 6.3.26.
  82. STRATEGI HARGA PENAWARAN TENDER PADA PROYEK PEMBANGUNAN PT. PP. LONSUM DI MUARASA RUPIT SUMATERA SELATAN.
  83. STUDI ALIRAN PIPA PRIMER DAN SEKUNDER UNTUK IRIGASI HORTIKULTURA DI DESA GURU BENUA, KABUPATEN KARO.
  84. STUDI IDENTIFIKASI DAN ANALISA SISTEM DRAINASE UNTUK PENANGGULANGAN BANJIR PADA KECAMATAN MEDAN JOHOR DAN KECAMATAN MEDAN POLONIA (STUDI KASUS : JLN. BRIGJEND KATAMSO DAN JLN. DIPONEGORO).
  85. STUDI KARAKTERISTIK FISIK ESTUARI SUNGAI DELI.
  86. STUDI KARAKTERISTIK MUARA SUNGAI BELAWAN SUMATERA UTARA.
  87. STUDI KARAKTERISTIK SEDIMEN DI PERAIRAN PELABUHAN BELAWAN.
  88. STUDI KARAKTERISTIK SEDIMEN DI PERAIRAN PELABUHAN BELAWAN.
  89. STUDI PENENTUAN JUMLAH LHR PADA PERENCANAAN PEMBANGUNAN JALAN TOL TANJUNG MORAWA – TEBING TINGGI.
  90. STUDI PENGARUH BEBAN BERLEBIH (OVERLOAD) TERHADAP PENGURANGAN UMUR RENCANA PERKERASAN JALAN.
  91. STUDI PENGARUH KEBERADAAN PUSAT PERBELANJAAN PLAZA MILLENIUM TERHADAP KONDISI LALU LINTAS DAN USULAN PENANGANAN PERSOALAN LALU LINTAS DI RUAS JALAN KAPTEN MUSLIM.
  92. STUDI PENGARUH PENYEMPITAN JALAN TERHADAP KARAKTERISTIK LALU LINTAS DENGAN MEMBANDINGKAN MODEL LINEAR GREENSHIELD, LOGARITMIK GREENBERG DAN EKSPONENSIAL UNDEWOOD.
  93. STUDI PENGARUH PERLINTASAN SEBIDANG JALAN DENGAN REL KERETA API TERHADAP KARAKTERISTIK LALULINTAS (STUDI KASUS: PERLINTASAN KERETA API JALAN SEKIP).
  94. STUDI PENYALURAN DAN PENGOLAHAN AIR LIMBAH DI KOMPLEK PEMUKIMAN (STUDI KASUS: KOMPLEK PESANTREN).
  95. STUDI PERBANDINGAN PENGGUNAAN RETONA BLEND 55 DAN ASPAL PEN 60/70 TERHADAP RANCANGAN CAMPURAN.
  96. STUDI PERBANDINGAN STRUKTUR RANGKA ATAP BAJA UNTUK BERBAGAI TYPE.
  97. STUDI PERENCANAAN TEBAL LAPISAN PERKERASAN TAMBAHAN (OVERLAY) PADA PROYEK PENINGKATAN JALAN PROPINSI JURUSAN BINJAI – TIMBANG LAWANG (STA 61+000 – 62+800).
  98. STUDI PERUBAHAN TUJUAN PERJALANAN MASYARAKAT KECAMATAN SEI KEPAYANG PASCA PEMBANGUNAN JEMBATAN SUNGAI ASAHAN.
  99. STUDI PUBLIC PRIVATE PARTNERSHIP DALAM PROYEK INFRASTRUKTUR: KASUS JALAN TOL TANJUNG. MORAWA – TEBING TINGGI.
  100. STUDI TARIKAN PERJALANAN SERTA ANALISA PERPARKIRAN PADA PUSAT PERBELANJAAN DIKOTAMEDAN( STUDI KASUS : MEDAN MALL)

Page 3 Kumpulan Judul Skripsi Teknik Sipil 201 – 300

Related Ilmu Teknik:
fungsi transistor d2012 pada tv,kegunaan dioda pada setrum ikan,kumpulan rumus konstruksi baja,pengertian pandangan depan,besarnya energi yang hilang pada rangkaian R-L-C disebut,Fungsi squareline,bagaimana penggunaan produk,ukuran stuklis a3,Dioda hep 154,capasitor membuat setrum ikan,bagaiman penggunaan produk rekayasa elektronika praktis pada peralatan rumah tangga,fungsi emi,faktor yang berpengaruh terhadap reaktasi induksi suatu induktor adalah,dioda pada blender,contoh soal tentang Rem motor pilihan ganda abcde,hitunglah induktansi suatu kumparan yang mempunyai reaktansi 942 pada frekuensi 30 kHz,bagaimana penggunaan poduk rekayasa elektronika pada peralatan runah tangga?,hitunglah induktasi suatu kumparana yang mempunyai reaktasi 942 ohm pada frekuensi 30 khz,fungsi kondensor pada st,fungsi tr d2012

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *