Konstruksi Tiang Lampu Pinggir Jalan

Posted on

Konstruksi Tiang Lampu Pinggir Jalan. Lampu penerangan jalan adalah bagian dari bangunan pelengkap jalan yangdapat diletakkan/dipasang di kiri/kananjalan dan atau di tengah (di bagian median jalan) yang digunakan untuk menerangi jalan maupun ling kungandisekitar jalan yang diperlukan termasukpersimpangan jalan (intersection), jalan layang (interchange, overpass, fly over), jembatan dan jalan di bawah tanah (underpass, terowongan).

Lampu penerangan yang dimaksud adalah suatu unit lengkap yang terdiri dari sumber cahaya (lampu/luminer),elemen-elemen optik (pemantul/reflector, pembias/refractor, penyebar/diffuser). Elemen-elemen elektrik (konektor kesumber tenaga/power supply. dll.), struktur penopangyang terdiri dari lengan  penopang, tiang penopangvertikal dan pondasi tiang lampu

Perbandingan Kemerataan Pencahayaan (Uniformity Ratio)

Uniformity Ratio adalah perbandingan harga antara nilai minimum dengan nilai rata-rata atau nilai maksimumnya dari suatu besaran kuat penerangan atau luminasi pada suatu permukaan jalan.

Uniformity Ratio 3 : 1 berarti rata-rata nilai kuat penerangan/luminasi adalah 3(tiga) kali nilai kuat penerangan/luminasi pada suatu titik dari penerangan minimum pada permukaan/perkerasan jalan.

Jalan yang terang akan mendukung kenyamanan dalam berlalu lintas, untuk itu banyak kita lihat adanya lampu penerangan disepanjang jalan, ukuran dan desainya bervariasi menyesuaikan kebutuhan dan nilai arsitektur yang ingin ditonjolkan, pada jalan besar seperti jalur pantura jakarta surabaya rata-rata memakai lampu jalan ukuran besar, sedangkan desain tiang lampu pinggir jalan depan rumah cukup berukuran kecil saja.

tiang-lampu-pinggir-jalan

 

Beberapa pertimbangan dalam membangun lampu penerangan jalan

  1. Tinggi tiang menyesuaikan jenis jalan, untuk jalan kecil cukup 3 sampai dengan 4m, sedangkan jalan nasional bisa dibuat tinggi 10m.
  2. Terangnya cahaya disesuaikan kebutuhan, kalau terlalu redup jadinya kurang bagus, tapi kalau terlalu terang juga menyilaukan pengguna jalan.
  3. Kekuatan struktur tiang, pondasinya dibuat kuat, tiangnya juga disesuaikan dengan berat lampu sehingga aman dari kemungkinan roboh akibat beban sendiri, angin atau gempa.

Macam-macam jenis material yang bisa dipakai untuk tiang lampu jalan antara lain.

  1. Besi black steel / stainless stell.
  2. Hollow.
  3. Baja.
  4. Pipa PVC.
  5. Beton bertulang.
  6. Kayu.
  7. Baja ringan.
  8. Pohon.

selain daftar material diatas, kita juga bisa melakukan berbagai inovasi dengan memanfaatkan material yang ada disekitar sehingga bisa membuat desain lampu jalan terbaik, terunik, terindah  dengan intensitas penerangan cahaya sesuai dengan keperluan

Related Ilmu Teknik:
harga tiang lampu stenlis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *