Alasan Jalan Tikungan dibuat Miring Kedalam

Posted on

Alasan Jalan Tikungan dibuat Miring Kedalam. Kenapa jalan tikungan dibuat miring kedalam? kenapa tidak datar saja. Pernahkah anda memperhatikan kalau jalan raya yang anda lalui sebenarnya miring tiap kali ada tikungan? kalau anda tidak percaya coba perhatikan dengan seksama ketika anda melewatinya. Pasti anda pernah melihat balap mobil dunia yang sirkuitnya dibuat miring dan jika kita berada di dalam mobil ketika tiba-tiba melewati tikungan badan kita akan terasa terlempar ke arah yang berlawanan dari arah mobil belok. Pernah mendengar kecelakaan sebuah truk yang terguling di belokan? Pasti anda bertanya-tanya dengan fenomena di atas.

kemiringan tersebut dalam ilmu teknik sipil disebut sebagai superelevasi yang berfungsi untuk melawan gaya sentrifugal agar kendaraan tetap bisa berjalan normal tanpa terpental. Semakin besar kemiringanya maka semakin besar nilai koefisien berat kendaraan yang didapat. adapun pengertian superlevasi dan sentrifugal adalah Superlevasi pada tikungan jalan adalah sudut kemiringan yang dibuat dengan maksud untuk melawan gaya sentrifugal kendaraan.

Gaya sentrifugal pada tikungan jalan adalah gaya yang mendorong kendaraan kearah luar jalan, untuk itu tikungan jalanya perlu diberikan superlevasi, dibuat miring sehingga kendaraan yang melintas mendapat bantuan dalam melawan gaya serntrifugal sehingga tidak terpental keluar jalur, atau bahasa sederhananya agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas.

Faktor-faktor yang mempengaruhi perencanaan superelevasi

  1. besarnya curah hujan disuatu wilayah dimana jalan berada.
  2. cuacanya bagaimana?
  3. medan jalan, perbukitan dibuat lebih rendah superelevasinya dibanding wilayah datar.
  4. dalam kota atau luar kota, luar kota superelevasinya dibuat lebih besar dibanding area dalam kota.
  5. jenis kendaraan yang melintas dijalan tersebut.

Nilai – nilai Superelevasi Maksimum

Kondisi / sumber peraturan Seperelevasi maksium
Jalan perkotaan, Bina Marga 6%
Jalan luar kota kecepatan rencana 30 km/jam, Bina Marga 8%
Jalan luar kota kecepatan rencana > 30km/jam, Bina Marga 10%
AASHSHTO, American Association of State Highway and Transportation Officials 0,04; 0,06; 0,08; 0,10 dan 0,12
Area licin / berkabut 8%
Wilayah perkotaan 4% – 8%
Persimpangan jalan Rendah / tanpa superelevasi

Jadi sekarang kita lebih tahu bahwa jalan di tikungan itu memang sengaja dibuat miring demi kenyamanan, kelancaran serta keamanan dalam berlalu lintas, maksudnya agar kendaraan tidak terpental atau keluar jalur jalan saat menikung.

Meskipun jalan tikunganya sudah didesain miring supaya aman, bukan berarti kita tidak perlu berhati-hati saat melewati tikungan, perhatikan sudut tikunganya dan seberapa besar kemiringanya sehingga kita bisa memperkirakan di jalur mana yang paling baik dan seberapa besar kecepatan mengemudi yang paling aman, hati-hati mengemudi biar selamat, karena akan bikit repot kalau jatuh, rumah sakitnya jauh dan biayanya mahal pula.

gaya-sentrifugal

Pada saat kendaraan melaju dan melewati tikungan mempunyai gaya sentrifugal. Apa itu gaya sentrifugal? yaitu gaya yang mendorong ke arah luar lingkaran. Secara tidak sadar pada saat menikung kita membuat gerak melingkar dan saat kita menikung ada gaya sentrifugal yang akan memaksa kendaraan untuk melaju ke arah lurus sehingga seakan-akan kita terdorong keluar dari lingkaran atau tikungan.

Kemiringan pada tikungan berguna untuk menahan atau mengurangi gaya sentrifugal tersebut sehinga kendaraan tidak akan terlempar keluar jalan. Apa jadinya jika sebuah tikungan tidak dibuat miring, pasti akan banyak hal yang tidak diinginkan.

Seorang pembuat jalan harus jeli dalam membangun sebuah jalan, apakah jalan yang dibuat termasuk jalur cepat atau jalur lambat untuk kendaraan, karena akan menentukan tingkat kemiringan sebuah tikugan jalan. Jika jalur cepat maka kemirinan akan dibuat lebih tinggi dan lebih luas karena walaupun sudah dibuat miring jika kecepatan sangat tinggi masih ada gaya sentrifugal yang tersisa sehingga jalan dibuat lebih luas. Dan sebaliknya jika jalan yang dibuat merupakan jalur lambat tingkat kemiringannya pun disesuaikan.

Kita sebagai pengemudi harus berhati-hati ketika akan melewati jalan menikung, lihat kemiringan tikungan itu apakah tinggi atau tidak, apalagi jika tidak ada kemiringan yang pas tetapi anda tetap melaju dengan kecepatan tinggi bisa-bisa kendaraan anda terlempar bahkan terguling.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *