Program Absolut CNC dan Contohnya

Posted on

Teknologi pengerjaan /proses permesinan mengalami perubahan seirama adanya penemuan-penamuan baru yang kiat pesat di era modern ini . penemuan-penemuan baru tersebut merupakan jawaban dari tuntutan dunia industri akan produk yang berkualitas meliputi kepresisian yang tinggi , bentuk benda kerja yang kompleks serta kemampuan untuk menghasilkan produk secara masal . salah satu penemuan baru tersebut adalah mesin perkakas miling cnc yang kini penggunaan dan  pemanfaatanya semakin diperlukan untuk memenuhi permintaan akan produk yang memeluki kwalitas tinggi .

Secara umum mesin perkakas milling  cnc layaknya mesin perkakas milling lonvensional namun tugas operator telah banyak digantikan oleh pengontrol otomatis sehingga vjika terjadi kesalahan pemograman dan proses pemotongan telah dijalankan , maka benda kerja yang dihasilkan akan mengalami kesalahan serta memungkinkan terjadi kerusakan padaterjadinya kerusakan pada bagian mesin perkakas . oleh karena itu telah dilakukan penelitian dan percobaan untuk mengatasi masalah tersebut dengan pembuatan perangkat lunak untuk menggambarkan gerak pemotongan mesin perkakas milling cnc dengat memanfatkan computer standar (pc).

Penyusunan program absolut sistem penghitungannya didasarkan pada satu titik referensi. Nilai X adalah diameter benda kerja, sedangkan nilai Z adalah jarak dari titik referensi ke arah memanjang. Untuk lebih jelasnya lihat ilustrasi di bawah ini, dan cermati angka-angkanya.
program-incremental-cnc

Buatlah susunan program proses finishing dari gambar benda kerja di atas

 

tabel-program-cnc

Keterangan dari program di depan:

N 00: Informasi disampaikan pada mesin bahwa posisi pahat pada diameter 25 mm dan tepat diujung benda (G92, X2500, Z0).
N 01: Mesin diperintahkan memutar spindle chuck searah jarum jam (M03).
N 02: Pahat diperintahkan maju lurus tidak menyayat(G00, X800, Z0) dari S ke A.
N 03: Pahat diperintahkan menyayat lurus memanjang (G01, X800, Z–600, F 35) dari A ke B.
N 04: Pahat diperintahkan menyayat tirus (G01, X1500, Z–1800, F 35) dari B ke C.
N 05: Pahat diperintahkan menyayat mundur lurus (G01, X2100, Z–2800, F 35) dari C ke D.
N 06: Pahat diperintahkan menyayat lurus memanjang (G01, X2100, Z–1800, F35) dari D ke E.
N07: Pahat diperintahkan menyayat mundur lurus (G01, X2500, Z–2800, F35) dari E ke F.
N 08: Pahat diperintahkan gerak cepat tidak menyayat (G00, X2500, Z0) dari F kembali ke S.
N 09: Mesin diperintahkan untuk menghentikan putaran spindle utama (M05).
N 10: Mesin diperintahkan selesai (M30).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *