Manufaktur Adalah Proses Keindustrian Untuk..

Posted on

Manufaktur adalah proses keindustrian untuk membuat suatu barang dari suatu bahan baku melalui proses teknologi. Arti manufaktur sendiri asalnya adalah membuat barang dengan tangan (manual). Jadi manufaktur itu bukanlah sekedar “ilmu“, tapi sekaligus menyangkut “laku“ (practice). Dalam manufaktur berlaku “ilmu tanpa laku: kosong“ (science without practice: no fruit) tetapi “laku tanpa ilmu: kerdil” (practice without science: no root).

Laku dalam manufaktur cepat kadaluwarsa dan cepat berubah karena berkembangnya ilmu pengetahuan, yang berarti juga berkembangnya teknologi. Sekalipun pada prinsipnya tetap meliputi proses-proses material “-forming, -shaping and -cutting”, namun produk-produk manufaktur akan selalu berubah sifat/spesifikasi yang harus dipenuhinya, sesuai dengan perkembangan kebutuhan pemakaian. Pemakaian untuk apapun adalah manusia yang menginginkannya, dan manusia selalu makin meningkat tuntutannya.

Manufaktur tidak dapat hanya dengan berandai-andai. Hanya praktek kuncinya, yang sekaligus didasari kaidah-kaidah ilmu pengetahuan. Praktek berarti teknologi, dan itulah yang harus kita cari, kuasai dan kembangkan. Kegiatan itu harus kita lakukan terus menerus tanpa jemu, sehingga terjadi akumulasi ketrampilan – pengalaman – dan pengetahuan untuk menghadapi perubahan tuntutan.

Pengertian Industri Manufaktur

Definisi industri manufaktur adalah industri yang kegiatan utamanya adalah mengubah bahan baku, komponen, atau bagian lainnya menjadi barang jadi yang memenuhi standar spesifikasi .Industri manufaktur pada umumnya mampu memproduksi dalam skala besar.

Pengertian industri manufaktur adalah industri pengolahan, yaitu suatu usaha yang mengolah / mengubah bahan mentah menjadi barang jadi ataupun baramg setengah jadi yangmempunyai nilai tambah, yang dilakukan secara mekanis dengan mesin, ataupun tanpa menggunakan mesin (manual). (BPS : 2008)

Contoh industri manufaktur di Indonesia antara lain :

PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk
PT Sepatu Bata Tbk
PT Ultrajaya Milk Industry and Trading Company Tbk
PT Astra Otoparts Tbk
PT Indofood Sukses Makmur Tbk
PT Gudang Garam Tbk
PT Djarum Tbk
PT Maspion
PT Panasonic
PT Kimia Farma (Persero) Tbk
PT Holcim Indonesia Tbk dsb

Sejak dahulu sampai dengan sekarang manusia selalu berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya dengan memanfaatkan apa yang disediakan oleh alam. Mulai dari tanaman, air, hewan, udara, material yang ada di perut bumi, semuanya dapat dimanfaatkan secara langsung atau bisa juga melalui proses pengolahan terlebih dahulu. Pada proses pengolahan inilah suatu bahan mentah dapat bertambah manfaatnya.

Contohnya batang pohon, kita dapat memanfaatkannya untuk membuat rumah dan perahu. Jika diolah lebih lanjut batang pohon dapat menjadi lembaran-lembaran kertas yang sangat banyak manfaatnya. Dengan melakukan pengolahan suatu bahan mentah dapat meningkatkan manfaat dari bahan mentah tersebut.

Dalam melakukan pengolahan bahan mentah untuk menjadi barang jadi diperlukan sumber daya lain seperti tenaga manusia, mesin-mesin, dan peralatan pendukung. Kegiatan pengolahan ini disebut juga dengan istilah manufaktur, dimana dilakukan dalam skala besar dengan tujuan untuk dijual ke masyarakat luas sehingga mendapatkan keuntungan. Istilah manufaktur dapat digunakan mulai dari pengolahan yang sifatnya sederhana sampai yang menggunakan teknologi tinggi. Untuk pengolahan bahan semikonduktor dan baja biasanya digunakan istilah fabrikasi.

Istilah industri manufaktur dapat diartikan kelompok perusahaan yang melakukan pengolahan bahan mentah menjadi suatu jenis barang jadi yang diproduksi dalam jumlah besar dan dijual ke masyarakat untuk mendapatkan keuntungan.

Contohnya perusahaan mie instan yang mengolah bahan-bahan mentah seperti tepung dan lain sebagainya untuk menjadi barang jadi berupa mie instan dan dijual luas ke masyarakat. Hampir semua barang-barang yang kita gunakan sehari-hari merupakan hasil dari pengolahan industri manufaktur, mulai dari makanan, pakaian, peralatan elektronik, sampai obat-obatan.

Sebuah industri manufaktur tidak hanya berfungsi dalam proses produksi, ada beberapa fungsi lain untuk mendukung terlaksananya seluruh kegiatan dan tujuan industri manufaktur, diantaranya fungsi pemasaran, fungsi administrasi dan umum, dan fungsi keuangan. Fungsi produksi merupakan kegiatan pokok industri manufaktur. Tanpa fungsi ini tidak akan ada barang yang dihasilkan yang dapat dijual.

Kemudian ada fungsi pemasaran yang juga memegang peranan penting untuk mengenalkan dan mengajak masyarakat untuk membeli produk sehingga didapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Ada juga fungsi administrasi dan umum yang bertujuan untuk mengelola kegiatan perusahaan agar dapat berjalan dengan baik seperti menentukan kebijakan perusahaan, mengarahkan dan mengawasi proses produksi, dan lain-lain. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah fungsi keuangan untuk mengalokasikan dana-dana yang dibutuhkan oleh perusahaan seperti untuk biaya proses produksi dan pengembangan produk.

Adapun perbedaan industri manufaktur dan jasa antara lain :

  • Produk akhir dari industri manufaktur sifatnya tahan lama dan memiliki wujud sedangkan produk akhir industri jasa sama sekali tidak berwujud.
  • Industri manufaktur wajib punya pabrik sedangkan industri jasa tidak punya pabrik melainkan kantor atau bahkan tidak punya kantor fisik sama sekali (kantor virtual).
  • Kontak langsung antara konsumen pada industri manufaktur relatif lebih kecil ketimbang industri jasa.
  • Industri manufaktur berkutat pada mengolah bahan mentah menjadi barang yang bernilai tambah, sedangkan industri jasa menyediakan pelayanan jasa.
  • Produk dari industri manufaktur bisa disimpan dalam periode tertentu sedangkan produk dari industri jasa hanya dapat dinikmati saja.

Itulah penjelasan singkat mengenai pengertian industri manufaktur dan contohnya. Mudah-mudahan sobat bisa memahami pengertian industri manufaktur dan jasa secara umum ya !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *