Ini Dia Peluang Kerja Kuliah di Teknik Industri

Posted on

Teknik industri adalah cabang dari ilmu teknik yang berkenaan dengan pengembangan, perbaikan, implementasi, dan evaluasi sistem integral dari manusia, pengetahuan, peralatan, energi, materi, dan proses.

Masuk ke jurusan teknik adalah suatu impian karena melihat profesi insiyur adalah sesuatu yang menarik, membayangkan bagaimana seseorang wanita yang dapat melakukan proyek-proyek teknik sama halnya dengan kaum lelaki di pabrik, di kantor, atau saat di lapangan namun tetap dengan style anggunnya.

Calon mahasiswa haruslah cerdas memilih jurusan di perguruan tinggi, calon mahasiswa juga harus melihat tantangan, peluang dan prospek suatu jurusan tersebut untuk lima tahun ke depan. Sebab selama kuliah rata-rata seorang mahasiswa akan menghabiskan waktu empat hingga lima tahun.

Salah satu yang sangat prospek lima tahun mendatang adalah lulusan Teknik Industri. Secara klasik Teknik Industri adalah untuk melayani sektor manufaktur.

Pekerjaan Sarjana Teknik adalah memastikan jalannya produksi dan operasi secara efisien dan efektif hingga mendapatkan sebuah sistem produksi atau operasi yang terbaik. Lulusan Teknik Industri tidak hanya di sektor industri manufaktur saja, tetapi bisa melebar ke sektor jasa. Bahkan lulusan Teknik Industri sekarang banyak yang bekerja di sektor jasa dibandingkan manufaktur.

Jabatan yang seorang lulusan teknik Industri menyangkut QA (Quality Assurance), Business Excellence Team, Standard and Procedure Development Officers, Pemasaran, Operations Officer hingga Directors. Selain itu juga terserap di perbankan, stasiun televisi, telekomunikasi, teknologi informasi, pemerintahan, konsultan, asuransi, energi, rumah sakit, pendidikan dan sebagainya,” terangnya.

Di negara referensi Teknik Industri, Amerika, melalui lembaga profesi Institute of Industrial Engineers, terlihat alumni Teknik Industri di sana dibagi menjadi beberapa perkumpulan antara lain, perkumpulan sistem kesehatan (Society of Health Systems/SHS), Society of Engineering and Management Science (SEMS), Engineering Economy, Quality and Reliability Management, Operations Excellence.

Ini Dia Yang dipelajari Saat Kuliah di Teknik Industri?

Dalam jurusan Teknik Industri akan diajarkan bagaimana cara berfikir sistem dan cara mengoptimalkan bagian-bagian teknik lainnya seperti teknik fisika, kimia, mesin, dan elektro, yang bekerja di pabrik. Pada dasarnya, ilmu teknik industri dapat dibagi ke dalam tiga bidang keahlian, yaitu Sistem Manufaktur, Manajemen Industri, dan Sistem Industri dan Tekno Ekonomi.

Sistem Manufaktur

Sistem Manufaktur adalah sebuah sistem yang memanfaatkan pendekatan teknik industri untuk peningkatan kualitas, produktivitas, dan efisiensi sistem integral yang terdiri dari manusia, mesin, material, energi, dan informasi melalui proses perancangan, perencanaan, pengoperasian, pengendalian, pemeliharaan, dan perbaikan dengan menjaga keselarasan aspek manusia dan lingkungan kerjanya.

Manajemen Industri

Bidang keahlian Manajemen Industri adalah bidang keahlian yang memanfaatkan pendekatan teknik industri untuk penciptaan dan peningkatan nilai sistem usaha melalui fungsi dan proses manajemen dengan bertumpu pada keunggulan sumber daya insani dalam menghadapi lingkungan usaha yang dinamis.

Sistem Industri dan Tekno Ekonomi

Bidang keahlian Sistem Industri dan Tekno-Ekonomi adalah bidang keahlian yang memanfaatkan pendekatan teknik industri untuk peningkatan daya saing sistem integral yang terdiri atas tenaga kerja, bahan baku, energi, informasi, teknologi, dan infrastruktur yang berinteraksi dengan komunitas bisnis, masyarakat, dan pemerintah.

Setiap Perguruan Tinggi Teknik Industri di Indonesia sebenarnya memiliki fokus pembelajaran tergantung dengan kebutuhan, tuntutan serta peluang yang terbentuk pada komunitas tempat pendidikan berlangsung. SSE (Service Systems Engineering) menjadi evolusi tujuan yang logis dari fokus pendidikan teknik industri di Universitas Indonesia. SSE didefinisikan sebagai Rekayasa Sistem untuk mengelola dan merancang penciptaan bersama nilai dari sebuah sistem jasa. Pendekatan ini mengembangkan pandangan dari sebuah perancangan sistem secara menyeluruh dari ujung awal hingga ujung akhir dengan tetap berfokus kepada pelanggan (customer-oriented).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *