Perbedaan Rumus Listrik AC dan DC

Posted on

Perbedaan Rumus Listrik AC dan DC. ..disini kita akan membahas tentang rumus listrik AC dan DC yang mana kita sering jumpai dalam materi fisika lalu diaplikasikan untuk rangkaian elektro…

Arus listrik adalah aliran muatan listrik yang disebabkan oleh pergerakan elektron-elektron dari satu titik ke titik yang lain. Arus listrik bisa terjadi karena adanya beda potensial di media penghantar antara dua titik. Semakin besar beda potensial yang ada pada dua titik tersebut, maka semakin besar pula arus listrik yang mengalir.

Satuan dari arus listrik adalah Ampere (A). Dalam penerapannya,arus listrik terjadi pada saat muatan tegangan listrik mengalir melalui beban. Misal saat kita menonton TV, maka arus listrik rumah mengalir dari titik fasa menuju ke titik netral. TV dianggap sebagai beban yang dialiri arus listrik, serta tenaga atau daya yang timbul akibat aliran listrik membuat TV menyala.

Perlu diketahui bahwa ada dua jenis arus listrik, yakni arus searah (DC), dan arus bolak-balik (AC). Berikut adalah penjabaran lebih lengkap mengenai jenis-jenis arus listrik, dan apa saja yang membedakannya. Bagi anda yang ingin tahu informasi lebih lengkapnya, simak baik-baik ulasan berikut ini.

Apa itu Arus Listrik DC (Searah)

Arus listrik DC adalah arus listrik yang mengalir secara searah dari titik yang memiliki potensial tinggi menuju ke titik yang memiliki potensial rendah. Perlu diketahui bahwa sebenarnya yang mengalir hanya elektron atau muatan negatifnya saja, namun justru telah disepakati bahwa yang mengalir merupakan arus positif dari kutub positif menuju ke kutub negatif.

Pengertian Arus Listrik AC (Bolak-balik)

Arus listrik AC adalah arus listrik bolak-balik atau arus memiliki aliran dengan arah yang berubah-ubah. Perubahan yang terjadi pada arah arus bolak-balik mengikuti garis waktu. Jika dilihat menggunakan alat oscilloscope, maka arus bolak-balik membentuk sebuah gelombang yang memiliki frekuensi tertentu.

Rumus Arus Listrik

Besaran kuat arus listrik dinyatakan dalam huruf “I” yang memiliki arti intensitas. Kuat arus listrik yang mengalir merupakan muatan listrik yang dibagi dengan waktu. Satuan kuat arus listrik adalah ampere (A), muatan listrik adalah columb (Q), dan waktu adalah detik atau second (s).

rumus-arus-listrik

Dimana:

  • I = kuat arus listrik dalam satuan ampere (A)
  • Q = muatan listrik dalam satuan columb (c)
  • t = waktu dalam satuan detik atau second (s)

 

 

 

demikian ulasan tentang arus listrik AC dan DC yang dipaparkan di atas , semoga bermanfaat bagi kita semua yang ingin mendalami ilmu tentang ini .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *