Penjelasan Pengukuran Dioda Zener

Posted on

Penjelasan Pengukuran Dioda Zener. Pastinya anda sudah tak asing lagi dengan komponen dioda zener bukan? Ya, dioda zener adalah salah satu jenis dioda yang kerap digunakan dalam rangkaian elektronika, baik rangkaian elektronika sederhana maupun rangkaian elektronika yang rumit.

Dalam komponen dioda zener, kita mengenal yang namanya tegangan tembus atau breakdown voltage. Prinsip kerja dari dioda zener ini adalah mengalirkan arus listrik mengalir dalam rangkaian elektronika ke arah yang berlawanan apabila tegangan yang diberikan melebihi batas tegangan tembus atau breakdown voltage.

Walaupun komponen yang satu ini memilii sifat sangat umum, namun masih banyak orang yang belum tahu bagaimana cara mengukur komponen yang satu ini. Alat yang dapat digunakan untuk mengukur komponen dioda zener sama dengan alat ukur komponen-komponen lain, yakni multimeter atau multitester atau avometer.

Cara Mengukur Dioda Zener

Nah, pada kesempatan kali ini akan sedikit berbagi informasi kepada anda semua mengenai cara mengukur komponen dioda zener menggunakan multimeter digital ataupun analog. Sebenarnya cara mengukur komponen ini tak jauh berbeda dari cara mengukur komponen lainnya. Langsung saja berikut ulasan lengkapnya.

  1. Pertama-tama siapkan komponen dioda zener dan multimeter digital atau analog
  2. Setelah itu putar saklar multimeter ke skala x1K
  3. Selanjutnya hubungkan probe merah multimeter ke kaki positif dioda zener, dan probe hitam ke kaki negatifnya
  4. Amati display yang ada pada multimeter
  5. Jika diplay menunjukkan skala 3 – 5 kilo ohm, berarti dioda zener masih dalam keadaan baik
  6. Sebaliknya, jika display menunjukkan skala di bawah 1 kilo ohm, berarti kemungkinan dioda zener short atau rusak
  7. Setelah itu coba balik hubungkan probe hitam ke kaki positif zener, dan probe merah ke kaki negatif zener
  8. Jika diplay multimeter tidak bergerak, atau bergerak di atas 200 kilo ohm, berarti dioda zener normal
  9. Namun jika diplay multimeter menunjukkan skala di bawah 200 kilo ohm, kemungkinan bocor atau rusak

Demikian sedikit informasi mengenai bagaimana Pengukuran Dioda Zener digital ataupun analog. Semoga informasi tadi dapat memberikan manfaat dan juga inspirasi, khususnya bagi para pembaca setia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *