Definisi dan Penjelasan Fungsi Komponen IC

Posted on

Definisi dan Penjelasan Fungsi Komponen IC. Sebelumnya telah banyak membahas materi mengenai komponen elektronika, mulai dari komponen elektronika pasif seperti resistor dan kapasitor, sampai dengan komponen elektronika aktif seperti transistor dan juga transistor.

Ilmu Teknik juga pernah membahas materi mengenai simbol-simbol komponen elektronika secara lengkap. Bagi anda yang belum membacanya bisa cari menggunakan bantuan kolom pencarian. Dan pada kesempatan yang baik ini, kami akan mengajak anda semua untuk berbicara lebih dalam mengenai komponen elektronika bernama IC.

IC adalah kependekan dari integrated circuit. Banyak orang mengatakan kata IC, namun tidak tahu apa itu arti IC. Oleh sebab itu buat anda yang ingin tahu informasi lebih jelas mengenai pengertian atau definisi dari IC serta fungsinya, silahkan simak baik-baik ulasan terbaru dari berikut ini.

Pengertian IC (Integrated Circuit)

IC atau integrated circuit adalah salah satu komponen elektronika aktif yang merupakan gabungan dari ratusan bahkan ribuan komponen elektronika seperti transistor, resistor, dioda, dan juga kapasitor. Jadi dalam komponen ini tersimpan berbagai jenis komponen tersebut dalam bentuk yang lebih compact.

Dalam IC, komponen-komponen seperti transistor, resistor, dioda, dan juga kapasitor tersebut diintegrasikan menjadi satu kesatuan rangkaian dalam kemasan yang lebih kecil. Mayoritas IC dibuat dengan menggunakan bahan semikonduktor berupa silicon. Dalam bahasa Indonesia, komponen IC juga kerap disebut dengan nama sirkuit terpadu.

Perlu diketahui bahwa komponen IC sangat bermacam-macam dan memiliki fungsi yang berbeda-beda satu sama lain. Bentuk IC pun juga sangat bermacam-macam, mulai dari yang mirip transistor, single in line, dual line, sampai dengan persegi seperti prosesor komputer. Selain itu IC juga bisa diklasifikasikan menjadi beberapa bagian lagi.

IC dapat dibedakan menjadi 2, yakni IC monolitik dan juga IC hybrid. IC monolitik adalah jenis IC yang berdiri sendiri mengatur satu blok rangkaian tanpa bergabung dengan IC lainnya. Sedangkan IC hybrid adalah jenis IC yang terdiri dari beberapa IC yang bergabung menjadi satu dalam sebuah blok PCB.

Fungsi IC (Integrated Circuit)

Seperti yang telah dikatakan tadi bahwa fungsi dari komponen IC sangatlah bermacam-macam tergantung komponen penyusunnya. Namun jika dilihat dari fungsinya, IC dapat diklasifikasikan menjadi 2 jenis, yakni IC linier dan IC digital. Berikut adalah beberapa fungsi dari IC linier dan IC digital.

1. Fungsi IC Linier

  • Penguat Daya (Amplifier)
  • Penguat Operasional (Op Amp)
  • Penguat Sinyal (Signal Amplifier)
  • Penguat Sinyal Mikro (Microwave Amplifier)
  • Penguat RF dan IF
  • Multiplier
  • Voltage Comparator
  • Regulator Tegangan (Voltage Regulator)
  • Penerima Frekuensi Radio

2. Fungsi IC Digital

  • Gerbang Logika
  • Flip Flop
  • Timer
  • Counter
  • Clock
  • Multiplexer
  • Memory
  • Calculator
  • Mikrokontrol
  • Mikroprosesor

Demikian informasi singkat mengenai IC. Semoga informasi yang kami sampaikan kali ini dapat memberikan manfaat dan juga inspirasi bagi para pembaca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *