Cara Menentukan Perhitungan Kaki Transistor

Posted on

Cara Menentukan Perhitungan Kaki Transistor. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa transistor adalah salah satu komponen elektronika dasar yang sering kita jumpai di berbagai rangkaian elektronika. Komponen yang satu ini merupakan salah satu jenis komponen elektronika aktif.

Fungsi dari komponen transistor sendiri sangat bermacam-macam, mulai dari penguat, filter, sampai dengan switch. Pada umumnya transistor memiliki tiga kaki, yakni kaki basis (B), kaki emitor (E), dan kaki kolektor (C). Kaki-kaki tersebut dapat diketahui dengan hanya melihatnya langsung, ataupun menggunakan alat ukur seperti multimeter.

Dan pada kesempatan yang baik ini, akan berbagi sedikit informasi kepada anda semua mengenai bagaimana cara menentukan kaki transisor (BEC), baik menggunakan multimeter maupun tanpa multimeter. Bagi anda yang penasaran, bisa langsung simak baik-baik ulasan lengkapnya berikut ini.

Cara Menentukan Kaki Transistor

Sebelumnya perlu diketahui bahwa cara mengetahui kaki-kaki tiap jenis transistor berbeda-beda. Cara mengetahui kaki transistor persegi berbeda dengan cara mengetahui kaki transistor jengkol. Oleh karena itu langsung saja simak ulasan lengkap bagaimana caranya berikut ini.

Cara Menentukan Kaki Transistor Persegi

Berikut ada cara mengetahui kaki-kaki transistor persegi atau transistor pipih seperti transistor TIP32A. TIP41C, D313, D139, dan D140 tanpa menggunakan alat ukur berupa multimeter atau avometer.

  1. Pertama-tama posisikan transistor secara tegak ke hadapan kita sehingga mudah dibaca. Perhatikan agar posisi trasistor tidak terbalik
  2. Lihat kaki-kaki transistor mulai dari yang paling kiri menuju kaki paling kanan
  3. Kaki paling kiri adalah kaki basis (B), kaki yang di tengah adalah kolektor (C), dan kaki yang paling kanan adalah kaki emitor (E)

Cara Menentukan Kaki Transistor Jengkol

Berikut ada cara mengetahui kaki-kaki transistor jengkol seperti transistor 2N3055 dan 2N2955 menggunakan alat ukur berupa multimeter atau avometer.

  1. Pertama-tama silahkan lihat kaki-kaki transistor. Kaki yang menempel menempel ke body adalah kaki kolektor (C)
  2. Selanjutnya anda harus mencari kaki basis (B) dan kaki emitor (E)
  3. Cari kaki basis (B) menggunakan multimeter
  4. Setelah kaki basis ditemukan, maka secara otomatis kaki emotor (E) juga akan ditemukan

Cara Menentukan Kaki Transistor Lalat

Berikut ada cara mengetahui kaki-kaki transistor yang memiliki bentuk kecil (transistor lalat)  seperti transistor C945, C1815, dan 2N5551 menggunakan alat ukur berupa multimeter atau avometer.

  1. Pertama-tama posisikan transistor secara tegak ke hadapan kita sehingga mudah dibaca. Perhatikan agar posisi trasistor tidak terbalik
  2. Setelah itu tentukan letak kaki basis (B) menggunakan multimeter atau avometer
  3. Jika kaki basis (B) berada di sebelah kiri, maka kaki kolektor (C) berada di tengah, dan kaki emitor (E) berada di sebelah kanan
  4. Sebaliknya jika kaki basis (B) berada di sebelah kanan, maka kaki kolektor (C) berada di tengah, dan kaki emitor (E) berada di sebelah kiri

Demikian sedikit informasi mengenai kaki transistor menggunakan multimeter atau tanpa multimeter. Semoga informasi tadi dapat memberikan manfaat dan inspirasi khususnya bagi para pembaca setia

Related Ilmu Teknik:
persamaan transistor c945,pengganti transistor c945,fungsi transistor2655,nama kaki transistor5551,cara memasang jengkol,cara menyambung siku aluminium,kaki tr 2n5551,macam transistor dan caranya ngukur,nama kaki transistor 5551

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *