Cara Membuat Rangkaian Counter Up Down Sederhana

Posted on

Cara Membuat Rangkaian Counter Up Down Sederhana. Tentunya penggunaan rangkaian ini sangat banyak di kehidupan kita sekarang cuma kadang kita ga sadar bahwa itu ada disekitar kita atau bahkan sering kali kita lihat. Hal yang paling sering mungkin display angka pada mesin pompa bensin. Itu sebenarnya menerapkan sistem counter up yang akan menghitung naik atau maju berdasarkan banyaknya bensin yang keluar dari selang pompa menuju tangki bensin kamu.

Pastinya anda semua pernah melihat papan hitung mundur yang ada di dekat lampu lalu lintas bukan? Ya, papan tersebut menggunakan rangkaian counter down dengan output berupa LED yang dirangkai sehingga membentuk sebuah seven segment.

Pada kesempatan yang sangat baik ini, Belajar Elektronika akan mengulas rangkaian counter up dan counter down sederhana dengan output berupa seven segment. Rangkaian ini dapat diaplikasikan menjadi beberapa alat bermanfaat seperti papan waktu di lapangan futsal ataupun lapangan sepak bola.

Sebenarnya untuk membuat rangkaian counter sederhana ini tidaklah sulit. Karena bahan atau komponen yang diperlukan juga tak begitu banyak. Semua komponen tersebut tentunya bisa anda beli di toko komponen yang ada di sekitar rumah. Langsung saja, berikut ulasan lengkap mengenai rangkaian counter sederhana untuk anda semua.

Contoh lainnya adalah papan score pertandingan. Ya, tentunya setiap mencetak angka maka poin dari pemain tersebut akan bertambah bukan? dan angka pada papan score akan bertambah dari sebelumnya. Display score pertandingan itu juga menerapkan sistem counter up untuk menambah pint sedangkan couter down untuk mengurangi point atau memperbaiki point bila terjadi kesalahan saat menambahkan point. Contoh lainnya ada banyak lagi

Sekarang yuk kita membuat sebuah rangkaian elektronika sederhana yang mampu menampilkan angka pada display seven segment led dengan jumlah angka yang ditampilkan tersebut dapat kita tambah ataupun kita kurangi sesuka kita dengan bantuan tombol.

Untuk dapat membuat seperti itu kita memerlukan beberapa komponen penting antara lain :

  • IC 74192 (IC Synchronous 4-Bit Up/Down Counters)
  • IC 7447 atau 74247 (BCD to 7-Segment Decoder/Driver)
  • Display seven segment common anoda
  • Tombol
  • Resistor 10k

Inti dari project kita disini adalah sebuah ic 74192 yang memegang peranan penting dari semua rangkaian yang ada. IC 74192 adalah sebuah ic counter up dan juga bisa digunakan sebagai counter down yang output nya berupa data BCD (binary coded decimal) yaitu 4 buah output yang mewakili bilangan biner.

Bila input clock dari IC counter ini diberikan satu buah siklus clock (high dan low) maka nilai output BCD nya akan berubah tergantung dari dimana clock tersebut diberikan, apakah pada bagian clock up atau ada clock down.

Pin clock input terletak pada kaki IC 4 dan 5 dimana kaki nomor 4 adalah clock input untuk count down sedangkan kaki nomor 5 digunakan untuk count up.

Output yang berupa data BCD ini tentunya akan sangat sulit untuk dipahami bagi orang awam, karena harus mentranslatekan bilangan biner tersebut ke bilangan decimal terlebih dahulu. Maka dari itu kita menggunakan bantuan dari sebuah IC yang mampu mengatasi masalah konversi bilangan biner ke decimal secara langsung. IC tersebut adalah 7447 atau 74247.

IC 7447 atau 74247 adalah sebuah IC yang mampu mengkonversi data biner ke decimal dengan bantuan display seven segment. Jadi apakah IC ini memiliki keluaran berupa data decimal? jawaban nya adalah tidak. IC 7447/74247 memiliki output berupa konfigurasi pin dari segment pada display seven segment, yaitu dari segment a sampai dengan segment g. perubahan data keluaran dari ic ini sangat tergantung dari nilai biner pada bagian input. Misalkan input nya adalah 0001 dimana nilai decimal nya adalah 1 maka output dari IC ini akan memberikan sinyal low pada segment b dan c dan memberikan sinyal high pada segment lainnya. Karena seven segment yang dipakai adalah bertipe common anoda (anoda bersatu / positif bersatu) berarti masing masing segment akan aktif bila mendapatkan sinyal low dari IC 7447/74247. Dan karena segment b dan c diberikan sinyal low maka angka yang akan tampil pada display seven segment adalah angka 1.

Setelah memahami kerja dari masing masing IC tersebut silahkan rangkai rangkaian seperti pada gambar, pengaturan arus yang masuk ke display seven segment kamu bisa atur dengan menggunakan resistor disetiap segment nya atau menggunakan driver tambahan bila ingin membuat seven segment lebih besar.

Rangkaian Counter Up Down Sederhana

Perlu diketahui bahwa rangkaian ini menggunakan 3 buah IC, yakni IC 74LS192, IC 74LS47, dan IC 555. Selain itu seven segment yang digunakan adalah jenis seven segment common anoda. Jadi anda harus teliti dalam membeli komponen jangan sampai salah beli seven segment yang common katoda. Berikut skema seven segment common anoda dan katoda.

skema-seven-segment-digital

 

Selain tiga buah IC serta seven segment tadi, ada beberapa komponen lain yang juga harus dipersiapkan seperti resistor, kapasitor, dan masih banyak lagi yang lain. Berikut adalah daftar komponen lengkap untuk membuat rangkaian counter up dan down digital sederhana dengan seven segment.

  • R1 : resistor 10K Ohm sebanyak 1 buah
  • R5 : resistor 1K Ohm sebanyak 1 buah
  • RP1 : resistor paralel 220 Ohm sebanyak 7 buah
  • VR2 : Variable Resistor 100K Ohm sebanyak 1 buah
  • C1 : kapasitor 22uF sebanyak 1 buah
  • C2 : kapasitor 100nF sebanyak 1 buah
  • LED1 : LED 3mm Warna merah sebanyak 1 buah
  • IC1 : 74LS47 sebanyak 1 buah
  • IC3 : 74LS192 sebanyak 1 buah
  • IC2 : NE555 sebanyak 1 buah
  • S1 DISPLAY : seven segment common anoda sebanyak 1 buah
  • PCB : sebanyak 1 buah
  • Tombol ON OFF : sebanyak 3 buah

Nah, setelah semua komponen sudah siap. Langsung rakit komponen sesuai dengan skema gambar rangkaian berikut ini. Sekedar mengingatkan bahwa usahakan untuk merakit komponen dengan teliti dan hati-hati. Utamakan keselamatan kerja, dan hindari jalur PCB yang putus ataupun gandeng.

 

rangkaian-counter-up-down-sederhana

Bisa kamu lihat pada rangkaian, input clock yaitu UP dan DN saya hubungkan dengan tombol dan juga resistor. Tombol berfungsi untuk memberikan sinyal high atau positif ke input clock sedangkan saat tombol dilepas maka resistor akan menghubungkan sinyal low atau negatif ke input clock karena sumber positif sudah terputus. Satu buah siklus clock yang diberikan yaitu high dan low ini akan membuat perubahan nilai angka yang dihasilkan, bisa itu bertambah atau berkurang sesuai dengan dimana clock tersebut diberikan.

Related Ilmu Teknik:
cara membuat ragum,membuat ragum,rumus counter up pada qbasic

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *