Teknik Elektro Arus Kuat VS Arus Lemah

Posted on

Dalam Teknik elektro, Anda akan dihadapkan dengan dua pilian jurusan konsentrasi yaitu antara arus kuat dan arus lemah. Untuk arus kuat, pekerjaan ini bisa berhubungan dengan instalasi listrik gedung. Sedangkan arus lemah, pekerjaan ini bisa berhubungan dengan pemeliharaan perangkat-perangkat elektronik terutama digital dan jaringan.

arus kuat

Istilah ini sebenarnya berkembang di dunia industri.batasan arus lemah dan arus kuat cukup jelas tetapi dalam beberapa modul, PCB atau part elektronik yg lain kedua istilah bisa bergabung contohnya Inverter, rectifier, atau power supply, bahkan dalam DC-DC converter.

Dalam dunia industri, orang-orang yg mengurusi listrik power seperti line PLN AC, generator, jaringan power untuk mesin. mereka ini dikelompokkan dalam kelompok arus kuat. sedangkan orang-orang yg terlibat dalam hardware komputer, monitor, alat komunikasi, modul kontroller, PLC, mikrokontroler, dan sejenisnya biasa masuk kelompok arus lemah.

Di sekolah biasanya disiplin ilmu ini terpisah misalnya untuk arus kuat jurusannya listrik intalasi, listrik industri dsb, sedangkan arus lemah jurusannya adalah elektronika, elektroika industri, elektronika komunikasi bahkan ada yg mengelompokkan instrumentasi industri ke dalam arus lemah. tapi pada kenyataannya dlm beberapa industri istilah ini tidak ada dan hanya punya satu istilah yaitu bagian elektrik. penjelasan ini hanya gambaran secara umum, dan menurut saya cukup sulit membedakan istilah ini berdasarkan besaran nilai arusnya misalkan diatas 1Ampere disebut arus kuat karena orang-orang yg bekerja dengan alat inverter bisa mencapai 15 A padahal mereka dikelompokkan arus lemah, bahkan ada kalanya orang arus kuat cuma memasang alat yg konsumsi arusnya hanya 0.2 A. begitu pun dengan Besaran tegangan cukup sulit membedakan untuk istilah ini.

Arus Lemah

SIE ( Sistem Instrumentasi, Kendali, Dan Elektronika ) atau arus lemah adalah prodi dimana anda kuliahnya santai, jarang tugas yang banyak dan berat. tapi ilmunya lumanyan abstrak dan advanced. Prodi arus lemah di semester 5 kamu bisa milih lagi SUB konsentrasi, bisa ke telekomunikasi, elektronika, pengolahan isyarat, atau kendali. kamu bakal banyak ketemu sama matakuliah terusannya “Isyarat dan Sistem”, “Telekomunikasi Dasar”, “Elektronika dasar”, “Sistem Mikrokontroler” dan sebangsanya.

Arus Kuat

STL (Sistem Tenaga Listrik) atau arus kuat. jurusan ini ada kemungkinan banyak tugas, praktikumnya sangat ketat dan laporannya numpuk. wkwk. secara formal kamu gaperlu milih sub konsentrasi lagi , tapi secara ga tertulis ada kayak divisinya gitu, setauku ada mesin listrik, power electronic, dan pembangkitan dan distribusi. makulnya kurang lebih lanjutannya “Mesin Listrik Dasar”, “Teknik Tenaga Listrik Dasar”, “Teknik Instalasi”, dan teman temannya.

Yang harus diperhatikan dalam memilih antara arus kuat vs arus lemah

  • NIAT & Passion. Ya, Niat, kembali ke niatmu dulu masuk ke Prodi Teknik Elektro itu apa, mau belajar apa, dan apa yang mau kamu capai setelah lulus dari kuliah ini. tapi kalo niatmu berubah di tengah jalan karena godaan godaan atau referensi yang menurutmu baik, ya ganti niat boleh boleh aja. sesudah apapun kuliahnya dan sebanyak apapun tugasnya kalo emang niat dan passion pasti ringan kan? (ngomongnya enteng banget ya) haha
  • Nilai Matakuliah Semester 1-3. ini bisa jadi referensi kemampuanmu sebaik apa dimasing masing bidang, kalo emang nilaimu bagus disemua makul, ga akan jadi masalah kamu milih yang mana aja, kalau kamu emang bagus di satu bidang… itu bisa jadi referensi, tapi kalau ternyata nilai nilai itu ga sesuai sama passionmu… ikutin aja passionmu. nilai matakuliah “Isyarat dan Sistem” ku C dengan lembar jawaban kosong plong pas UAS, tapi kenapa milih SIE? ya passion e bro… piye meneh?
  • Liat matakuliah yang bakal kamu ambil. di buku panduan akademik, udah ada makul makul yang bakal kamu ambil kalo kamu milih salah satu konsentrasi, udah kebanyang kan isinya kira kira apa aja? bisa jadi kamu malah tertantang, atau malah membantu kamu buat ngulang kuliah yang jelek di semester sebelumnya haha(curhat).
  • liat kakak angkatan yang udah lulus. melihat atau mencari info kakak angkatan yang udah lulus dari prodinya bisa jadi referensi yang cukup baik, apakah setelah lulus dapet kerja? dimana? apa lanjut kuliah? dimana? seenggaknya bisa jadi gambaran kamu buat ngambil konsentrasi meskipun rejeki orang ya beda beda. banyak banyak berdoa aja. kalo sepengamatan ku , SIE punya bidang riset yang sangat luas, masih berkrmbang, dan kemajuannya sangat pesat. banyak topik yang bisa kamu perdalam, buat lanjut kuliah sih.. kalaupun mau langsung diterapin di dunia kerja, banyak juga kok alumni SIE yang dapet kerja di industri, otomasi otomasi gitu. kuliahnya kepake atau enggak? ya tergantung jobnya bro. kalo jobnya jadi engineer yang kepake ya yang dibutuhin dipekerjaan, kalo kerja di administrasi ya ilmu administrasi selama kuliah yang dipake haha (kan cengkeman banget). STL menurutku punya kesempatan kerja yang baik, banyak tawaran kerja untuk STL karena sarjana STL banyak dibutuhkan di indonesia, karena ketenagalistrikan di indonesia sendiri masih ketinggalan dibanding negara negara maju. tapi kalo risetnya udah ga begitu berkembang sepesat SIE(katanya).
  • Lihat Teman dan Dosen. ya kamu bisa jadiin temen temen angkatanmu referensi buat milih konsentrasi, karena kita kuliah ga sendirian coy haha. tapi ini bisa dimasukkin ke pertimbangan terakhir sih, kalo udah niat sendiripun pasti bisa (kecuali nikah). Dosennya? iya, kamu bisa cek dosen dosen yang kira kira bakal ngajar kamu, bisa liat topik risetnya, bisa ngerasain cara ngajarnya, karena kamu bisa aja ketemu dosen itu di 3 atau lebih makul di  konsentrasi. lumayan kan kalo ketemu yang entah kenapa nilainya gabisa bagus kalo dosennya pak X atau bu Y.

sebenernya masih banyak lagi pertimbangan yang bisa kamu masukin buat nentuin konsentrasi kuliah Elektro kamu. tapi mungkin yang diatas itu bisa jadi pertimbangan buat dapetin gambaran awal lah ya… semoga membantu dalam menentukan pilihan yang tepat. pilihan konsentrasi ini bakal mempengaruhi kuliahmu 2-3 tahun bahkan setelah kuliah… jadi pertimbangkan dan pilih baik baik. kalo masih bingung sangat disarankan melakukan shalat “istikharah”, agar diberi pencerahan. tapi ingat apapun yang udah kita pilih “Jangan pernah menyesal”.

Related Ilmu Teknik:
Gambar listrik arus kuat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *